top of page
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Instagram

Keajaiban Penting dari Adanya Hubungan Erat dalam Membentuk Perjalanan Remaja

Hubungan yang positif dalam sistem pendukung yang melibatkan keluarga dan sekolah memegang peran penting dalam perkembangan remaja, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. Menurut jurnal "Dampak Hubungan Sekolah-Keluarga-Komunitas terhadap Hasil Siswa: Ikhtisar" yang diterbitkan oleh American Educational Research Association, hubungan yang kuat antara sekolah dan keluarga berkontribusi terhadap peningkatan prestasi akademik dan perilaku positif siswa (American Educational Research Association).


Orang tua dan anggota keluarga lainnya memegang peran penting sebagai sistem pendukung utama bagi remaja. Mereka memberikan dukungan emosional, bimbingan, dan pengawasan yang diperlukan untuk membantu remaja mengembangkan kemampuan mereka. Orang tua dan anggota keluarga lainnya berperan sebagai mentor dan role model bagi remaja, membantu mereka merumuskan tujuan dan aspirasi mereka, serta memberikan dukungan emosional yang konsisten dan konstruktif (Eccles & Harold, 1996).


Sekolah juga memainkan peran penting sebagai sistem pendukung. Guru, konselor sekolah, dan teman sebaya dapat memberikan pengaruh positif dan membantu remaja dalam menghadapi tantangan akademik dan sosial (Hill & Tyson, 2009). Sekolah juga menyediakan berbagai sumber daya dan fasilitas yang dapat membantu remaja dalam meningkatkan kemampuan akademik mereka, seperti perpustakaan, laboratorium, dan kegiatan ekstrakurikuler (Epstein, 2001).


Hubungan positif dalam sistem pendukung ini tidak hanya berdampak pada perkembangan akademik remaja, tetapi juga mempengaruhi perkembangan emosi dan sosial mereka. Hubungan yang positif dan dukungan yang konsisten dari keluarga dan sekolah dapat membantu remaja merasa lebih percaya diri, berani mengambil risiko, dan mampu menghadapi tantangan dan tekanan dalam kehidupan mereka (McNeal Jr, 2012).


Hubungan positif dalam sistem pendukung ini juga dapat berfungsi sebagai penyangga yang melindungi remaja dari pengaruh negatif. Dengan adanya hubungan yang baik dengan orang-orang yang memahami dan mendukung mereka, remaja dapat merasa lebih aman dan dihargai, yang pada gilirannya dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kesejahteraan emosional mereka (Wang & Sheikh-Khalil, 2014).


Maka dari itu, penting bagi kita semua, sebagai orang tua, pendidik, dan masyarakat, untuk membangun dan menjaga hubungan yang positif dalam sistem pendukung ini. Dengan demikian, kita dapat membantu remaja untuk mencapai potensi penuh mereka dan menjadi individu yang kuat dan mandiri. Kita perlu berusaha untuk memahami kebutuhan dan tantangan unik yang dihadapi oleh remaja, serta menyediakan dukungan yang tepat dan efektif untuk membantu mereka dalam menjalani perjalanan mereka menuju kedewasaan (Fan & Chen, 2001; LaRocque, Kleiman, & Darling, 2011).


Daftar Pustaka

  1. American Educational Research Association. "Dampak Hubungan Sekolah-Keluarga-Komunitas terhadap Hasil Siswa: Ikhtisar".

  2. Eccles, J. S., & Harold, R. D. (1996). Keterlibatan keluarga dalam pendidikan anak-anak dan remaja. Dalam A. Booth & J. F. Dunn (Eds.), Tautan Sekolah-Keluarga: Bagaimana dampaknya terhadap hasil pendidikan? (hlm. 3-34). Erlbaum.

  3. Epstein, J. L. (2001). Kemitraan sekolah, keluarga, dan komunitas: Mempersiapkan pendidik dan meningkatkan sekolah. Westview Press.

  4. Fan, X., & Chen, M. (2001). Keterlibatan orang tua dan prestasi akademik siswa: Sebuah meta-analisis. Educational psychology review, 13(1), 1-22.

  5. Hill, N. E., & Tyson, D. F. (2009). Keterlibatan orang tua di sekolah menengah: penilaian meta-analitik atas strategi yang mempromosikan pencapaian. Psikologi perkembangan, 45(3), 740.

  6. Jeynes, W. H. (2007). Hubungan antara keterlibatan orang tua dan prestasi akademik siswa sekolah menengah di perkotaan: Sebuah meta-analisis. Pendidikan perkotaan, 42(1), 82-110.

  7. LaRocque, M., Kleiman, I., & Darling, S. M. (2011). Keterlibatan orang tua: Tautan yang hilang dalam pencapaian sekolah. Mencegah kegagalan sekolah: Pendidikan alternatif untuk anak-anak dan remaja, 55(3), 115-122.

  8. McNeal Jr, R. B. (2012). Memeriksa masuk atau memeriksa keluar? Mempelajari hipotesis reaktif keterlibatan orang tua. Jurnal Penelitian Pendidikan, 105(2), 79-89.

  9. Wang, M. T., & Sheikh-Khalil, S. (2014). Apakah keterlibatan orang tua penting untuk prestasi dan kesehatan mental siswa di sekolah menengah?. Pengembangan anak, 85(2), 610-625.

 
 
 

Comments


bottom of page